Macet Parah di Jembatan Barombong Tak Kunjung Usai
![]() |
| Suasana kemacetan yang padat merayap di Jembatan Barombong/dokpri |
Macet parah di Jembatan Barombong pastinya sesuatu yang tidak asing lagi bagi warga Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Takalar yang bisa melewati jalur ini. Jembatan dengan kondisi jalan berlubang, ditambah lagi dengan luas yang kurang memadai membuat macetnya tak kunjung usai.
Setiap hari macetnya semakin parah karena bertambahnya perumahan yang dibangun di area pinggiran kota terutama di Kelurahan Barombong Makassar dan termasuk area kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.
Seiring bertambahnya pembangunan perumahan/pemukiman di area Barombong membuat penduduk semakin padat. Tentunya aktivitas masyarakat juga semakin banyak setiap harinya.
Selain aktivas masyarakat setempat, truk yang lalu lalang setiap harinya juga semakin bertambah. Ini tidak lain dari meningkatnya pembangunan di area ini.
Notabenenya pembangunan tidak menjadi masalah, namun akses masyarakat maupun kontraktor bangunan terutama Jembatan Barombong inilah yang seharusnya dibenahi. Apalagi dengan adanya pembangunan Stadion Barombong.
Bisa dibayangkan kedepannya, jika Stadion Barombong sudah mulai difungsikan, lalu akses transportasi tidak kunjung diatasi pemerintah setempat.
![]() |
| Luas jalan tidak memadai membuat kenderaan roda dua dan roda empat yang melintas melambat sehingga kemacetan pun terjadi. /dokpri |
Mengutip dari berandatimur.com, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Makassar, Zainal Abidin pernah menawarkan solusi Jembatan dua arah untuk Jembatan Barombong seperti di Jalan Provinsi di Jembatan Sungguhminasa Gowa.
Melihat kondisi Jembatan Barombong yang cuma mempunyai luas 4 meter ini merupakan akses alternatif warga roda dua maupun roda empat menuju kawasan pinggiran Kabupaten Gowa, Takalar dan Jeneponto.
![]() |
| Kemacetan berkilo-kilo meter terjadi di Jembatan Barombong setiap pagi dan sore hari/dokpri |
Menurut dia juga, kondisi jalan yang banyak berlubang juga menjadi pemicu macetnya jembatan ini hingga berkilo-kilometer sama ada dari arah Jalan Metro Tanjung Bunga maupun arah Jalan Permandian Alam, Barombong.
Menanggapi keluhan dari masyarakat dengan terjadinya macet merayap yang tak kunjung usai, Zainal Abidin berharap dinas terkait dan pemerintah setempat tidak tinggal diam.
" Masalah kemacetan di Jembatan Barombong harus segera diatasi. Jika belum bisa membuat jembatan dua arah, minimal perbaikan ruas jalan yang sudah cukup parah dengan adanya lubang yang semakin bertambah".



Posting Komentar untuk "Macet Parah di Jembatan Barombong Tak Kunjung Usai"
Posting Komentar